| |

Profile


HEADCORE BARBERSHOP adalah nama sebuah tempat cukur rambut dan make over berkelas indie bagi pria, khususnya kalangan generasi muda di Bandung.

HEADCORE BARBERSHOP berdiri pada tanggal 08 Agustus 2008 di Jl. Cikutra Raya No. 227a, Bandung.

Konsep yang digunakan dalam berdirinya HEADCORE BARBERSHOP adalah “Musik” karena sesuai dengan survey yang telah kami lakukan, sebagian besar generasi muda di wilayah Bandung sebagai segmentasi pasar kami menyukai musik.

Perkembangan aliran-aliran musik yang semakin pesat di seluruh dunia menimbulkan trend mode yang semakin beragam pula, baik cara berpakaian maupun model rambut. Sebagai contoh potongan rambut mohawk yang menjadi ciri khas komunitas punk, atau potongan rambut emo untuk komunitas melodik atau bahkan potongan harajuku untuk komunitas yang menyukai gaya rambut artis-artis dari negeri sakura.

HEADCORE BARBERSHOP disini dapat digunakan sebagai sarana dalam mengekspresikan semangat anak muda dalam berkreasi di bidang Fashion & Style, khususnya rambut yang bersifat universal.

Untuk memberikan kesan yang unik/lain daripada yang lain, HEADCORE BARBERSHOP tidak hanya menyediakan pelayanan potong rambut. HEADCORE BARBERSHOP juga menyediakan space untuk menjual kaos-kaos musik, merchandise musik, info/artikel yang berkembang mengenai perkembangan musik di seluruh dunia sesuai dengan konsep barbershop, sehingga dengan datangnya seseorang ke HEADCORE BARBERSHOP diharapkan image yang di inginkan oleh orang tersebut dapat terealisasi utuh tidak hanya dari segi hair style namun juga dari segi fashion, atau bahkan pengetahuan mereka tentang musik.

VISI

* “One Stop Make Over Barbershop” yaitu sebagai sarana untuk memudahkan generasi muda dalam merealisasikan image yang di inginkan hanya dengan datang ke satu tempat yaitu, HEADCORE BARBERSHOP.

MISI
* Mengubah penampilan seseorang yang kurang bergaya menjadi lebih bergaya dan lebih percaya diri.
 

© 2009 HEADCORE BARBERSHOP - Purnawarman St. #29 Bandung - West Java, Indonesia.
Designed by Jean Martin from MACHINE PROPAGANDA